
Teman sebolehnya nak mengelak bercerita pasal hipokrasi orang-orang Indon. Tapi teman rasa teman patut kongsikan betapa orang-orang Indon ini memang hipokrit dalam memberi tanggapan pada sesebuah isu yang melibatkan negara ini.
Bayangkan, ketika kecoh kes penguatkuasa perikanan mereka ditahan oleh APMM pada bulan Ogos tahun lalu, berita tersebut mengundang banyak lagi berita susulan. Setiap berita mengundang komentar tidak kurang dari 100 komentar. Paling tinggi, salah satu dari berita-berita susulan tersebut mencatat lebih 400 komentar yang menghina, mengancam, menghasut dan mengadu-domba hubungan dua negara.
Tetapi, untuk isu 7 lanun mereka yang ditangkap ketika merompak sebuah kapal Russia, tahukah berapa banyak komentar ke atas isu ini? Cuma 3 !!!
Kamis, 10/03/2011 10:46 WIB
Bajak Kapal Tanker, 7 WNI Ditangkap Aparat Malaysia
Nograhany Widhi K - detikNews
Johor Baru - 7 WNI ditangkap aparat Badan Koordinasi Keamanan Laut (Malaysian Maritime Enforcement Agency) Malaysia. Mereka ditangkap karena membajak kapal tanker MT Front Queen.
Klik untuk bacaan lanjut
Komentar terkini (3 Komentar)
INDON
Helloo Malaysia, para pembajak itu di hukum mati saja. Atau paling tidak di penjara di Malaysia. Atau boleh juga, petugas penjara Malaysia membiarin gembok penjara terbuka saja. Begitu gelagat melarikan diri spy terpaning, langsung di tembak mati saja. Jangan tembak di kaki, langsung di kepalanya. Mayatnya dibuang ke laut saja buat makanan ikan
citrus
toloooong ya jangan dibalikin ke indo, digantung saja disana, hitung2 hukum negara situ harus diakui jauhhhhh lebih bagus diabnding hukum di negara ini
ckckck
benar2 memalukan Diluar negeri ditanya Warga negara apa, mau jawab Indo pun saya malu. Bobrok di smua level, dikalangan politik semua barbar kekuasaan dan harta. pokoknya gue untung dulu, yg laen belakangan. di kalangan rakyat miskin, anarkis kedok agama lah, Rampoklah, pemerkosaanlah. Mau sampai kapan Negara ini mau dijadikan sapi perah para pengusaha berkedok politikus? Anggota2 DPR * .. bisanya claim boros anggaran disana sini.. tp dilembaganya sendiri boleh dibilang lembaga yang paling menghabiskan anggaran NEGARA. dan ENEQnya mereka semua SOK TAHU, padahal otak kosong. dalam 5 tahun kedepan kalau tidak ada perubahan, prediksi saya akan terjadi chaos yang lebih parah daripada kerusuhan 1998.
Jelas sekali, selera mereka hanyalah pada perkara provokasi. Malah pemberitaan mereka tidak pula membuat susulan bagi isu ini, mungkin kerana sambutan dingin dari pembaca. Malah komentar yang terima tidak memanaskan, malah menghina negara itu sendiri.
Cuba bayangkan jika lanun-lanun ini menyamar sebagai penguatkuasa perikanan Indon siap dengan uniformnya sekali. Cuba bayangkan pula andai penguatkuasa perikanan Indon yang ditahan tahun lalu itu adalah lanun yang menyamar? Kita ada SOP dalam menahan tersangka. Indon kena faham. Yang tak faham ialah Indon tak sekolah. Berapa ramai lah agaknya yang tak sekolah di sana?
Media mengadu domba, rakyat menari-nari atas rentak provokasi.